The Six Tricks Of Persuasion (Enam Cara Melakukan Persuasi)

Untuk mengetahui Jasa SPG yang kami berikan silahkan masuk ke halaman Contact Us
Inilah cara yang paling berharga bagi Agency SPG Friendly untuk memiliki resource yang baik.

Membujuk adalah salah satu kemampuan paling penting dalam bidang pekerjaan, dan juga dalam kehidupan sosial lainnya. Mungkin Anda melihat tidak semua orang diberi kemampuan ini, namun sebenarnya membujuk bisa dipelajari. Dengan mempelajari trik persuasi, Anda juga mengetahui kapan seseorang berusaha mempengaruhi Anda. Salah satu manfaat yang bisa Anda miliki dengan adanya kemampuan ini adalah, “Anda akan menjadi orang yang terbaik dalam melakukan promosi, bahkan dalam melakukan penjualan”. Inilah enam trik yang dapat Anda terapkan untuk dapat membujuk dan mempengaruhi orang lain:

1. Bercermin dengan orang lain. Lakukan hal ini dengan menirukan gerakan tangan, membungkukkan badan ke depan atau belakang, atau berbagai gerakan kepala dan lengan lainnya. Kadang-kadang kita melakukannya tanpa sadar, namun bila Anda menyadarinya, pelajari lebih lanjut. Beberapa hal yang perlu diingat adalah Anda harus melakukannya dengan halus, dan buat jeda sekitar 2-4 detik antara gerakan orang tersebut dengan gerakan Anda.

2. Kelangkaan. Inilah yang paling sering dilakukan seorang pembuat iklan. Kesempatan memiliki sesuatu terlihat sangat menarik ketika persediaan begitu terbatas. Hal ini akan berguna untuk orang yang memang sedang membutuhkan, namun yang lebih penting, inilah metode persuasi yang harus diwaspadai. Berhentilah, dan pertimbangkan seberapa sering Anda dipengaruhi berita bahwa sebuah produk sedang langka? Jika memang produk itu langka, tentu akan ada banyak permintaan untuk barang tersebut bukan?

3. Keserasian. Teknik ini kerap digunakan para petugas penjualan. Seorang salespeople akan menjabat tangan Anda saat sedang bernegosiasi. Dalam benak kebanyakan orang, berjabat tangan artinya bersepakat, sehingga dengan melakukannya sebelum kesepakatan tercapai, petugas sales seolah sudah mendapatkan transaksi yang ia inginkan. Cara yang tepat untuk melakukannya pada kegiatan sehari-hari adalah membuat seseorang bertindak sebelum mereka memutuskan. Misalnya, Anda mengajak seorang teman jalan-jalan, dan Anda ingin menonton film (padahal sang teman sedang tidak ingin). Anda bisa langsung mengajaknya ke bioskop sementara teman Anda sedang membuat keputusan akan menonton atau tidak.

4. Obrolan yang cair / Tanpa JEDA. Saat sedang berbicara, seringkali kita menggunakan frasa seperti “Mm…” atau “Maksud saya…” dan kata-kata lain yang menimbulkan jeda di tengah pembicaraan. Hal seperti ini sebenarnya menunjukkan rasa kurang percaya diri kita, yang dengan sendirinya membuat kita kurang persuasif. Jika Anda yakin dengan apa yang Anda katakan, orang lain pun akan mudah terbujuk dengan apa pun yang Anda katakan. Jangan ada satu kata jeda seperti “Mm…” atau “Maksud saya…”, dalam komunikasi Anda sewaktu melakukan promosi kepada orang lain, karena ini merupakan Anda kurang memiliki pengetahuan yang cukup tentang product atau jasa tersebut.

5. Menggiring. Arahkan komunikasi dari hanya kata-kata seperti “Sedang Cari Apa?” menjadi pemberian pengetahuan tentang product atau jasa yang menjadi pelengkan (sesuatu yang dibutuhkan) terhadap kebutuhan orang tersebut. Misalnya ketika Anda mempromosikan “Flashdisk”, sedangkan orang tersebut mencari “Notebook”, Anda bisa memberikan pengetahuan bahwa “Flashdisk” merupakan suatu hal yang sangat penting sewaktu orang tersebut menggunakan “Notebook”.

6. Benefit. Tunjukkan pada orang lain apa keuntungan bagi mereka jika melakukan tindakan yang Anda sarankan ini. Namun perhatikan apa yang Anda sampaikan. Anda harus mengatakannya dengan optimis, mendorong, dan menyenangkan mereka. Sikap pesimis dan mengkritik tidak akan membantu. Coba ingat bagaimana Obama memenangkan pemilu akhir tahun lalu. Kata kuncinya adalah “Yes, we can!”. Mengatakan hal-hal buruk tentang orang lain, seperti yang dilakukan John McCain, tidak akan membuat orang bersimpati.

6 Hal ini diperlukan oleh spg yang benar-benar melakukan promosi dengan baik, Jadi Agency SPG perlu untuk melakukan briefing kepada SPG tentang 6 hal ini.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s